Agar Tidak Menjadi Tamu di Negeri Sendiri

Kampung Kali.Com.  “Pada tahun 2015 sudah memasuki pasar bebas untuk tingkat ASEAN. Artinya, pada tahun tersebut tenaga kerja asing bebas memasuki dunia kerja di Indonesia tanpa ada batasan. Hal itu membuat persaingan kerja menjadi sangat ketat. Apabila tidak dapat bersaing, kita akan menjadi tamu di negeri sendiri,” demikian salah satu isi sambutan Bapak Eko Heru, S.Pd. Kepala SMP Pangkalpinang yang sedang melaksanakan program kemitraan pendidikan di SMP 3 Semarang, Senin, 1 September 2014, di hadapan para siswa SMP 3.

Sambutan tersebut disampaikan untuk memberikan motivasi belajar kepada seluruh siswa SMP 3. Pada kesempatan itu, pria kelahiran 1967 ini mengutip pendapat Poleman (2005) yang mengungkapkan bahwa kesuksesan seseorang ditentukan oleh 80% karakter, sedangkan sisanya yang 20% intelegensi (kecerdasan). Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa karakter yang paling utama adalah kejujuran. Karakter ini sangat diperlukan kapan pun dan di mana pun. Pegawai atau pejabat yang jujur nantinya akan dicari dan akan dapat berpengaruh besar di masyarakat. Karakter yang lain adalah tanggung jawab. “Saya melihat kalian sudah menjunjukkan rasa tanggung jawab yang besar. Tadi saya  perhatikan, kalian hanya butuh sedikit waktu untuk persiapan upacara, kalian begitu kooperatif,” kata Pak Eko.

Hal lain yang disampaikan adalah masalah kreativitas. “Kalau nanti kalian menjadi pegawai di sebuah perusahaan, yang dituntut adalah kraetivitas. Lebih-lebih jika menjadi manajernya. Perusaahan akan eksis, bahkan bisa berkembang pesat jika ada sentuhan kreativitas.” Ketiga karakter ini harus dimiliki. Jika tidak jujur, tidak bertanggung jawab, dan tidak kreatif, maka akan mengakibatkan kehancuran.

Leave a Reply